Presiden Prabowo Resmikan PP Perlindungan Anak: Wujud Komitmen Lindungi Anak dari Ancaman Digital

“Teknologi digital ini menjanjikan bisa membawa kemajuan pesat bagi kemanusiaan, tapi juga bila tidak diawasi dan dikelola dengan baik justru bisa merusak sendi-sendi kehidupan bermasyarakat. Terutama merusak akhlak, merusak psikologi, merusak watak daripada anak-anak kita,” ujar Presiden dalam sambutannya.
Presiden juga menegaskan bahwa anak-anak adalah masa depan bangsa yang harus tumbuh secara sehat, kreatif, dan berkarakter. Oleh karena itu, pemerintah meresmikan PP Perlindungan Anak sebagai regulasi yang akan menjadi acuan dalam pengelolaan sistem elektronik yang ramah anak.
“Anak-anak kita harus tumbuh jadi manusia yang berani, yang mandiri, yang optimis, yang berjiwa, ingin meraih ilmu, ingin berbuat yang terbaik untuk orang tuanya, untuk saudara-saudaranya, untuk bangsanya,” tegas Presiden.
Presiden Prabowo pun menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam perumusan hingga peresmian PP tersebut. “Ini hasil karya saudara-saudara, saya mendengarkan saran-saran saudara dan kita wujudkan hari ini,” tutur Presiden.
Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menjelaskan bahwa PP Perlindungan Anak merupakan tindak lanjut dari Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Proses penyusunan PP tersebut melibatkan 287 masukan dari 24 pemangku kepentingan dan ratusan lembaga dari dalam dan luar negeri.
“Dukungan luas dari masyarakat dan para orang tua termasuk tokoh internasional seperti Prof. Jonathan Haidt bahkan sejumlah penyedia platform digital memberikan dukungan positif dalam menunjukkan komitmen dalam menciptakan ruang digital Indonesia menjadi ruang digital yang lebih aman dan juga lebih ramah anak,” ucap Meutya dalam laporannya.
Acara peresmian PP Perlindungan Anak tersebut digelar di tengah suasana cuti bersama menjelang Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah. Meskipun berlangsung di masa libur nasional, Presiden Prabowo tetap memimpin langsung jalannya acara sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam menempatkan isu perlindungan anak sebagai prioritas utama di tengah percepatan transformasi digital.
Turut hadir dalam acara tersebut adalah Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.(*)
Iman

Arus Mudik dan Wisata di Jawa Barat Meningkat, Rekayasa Lalu Lintas Diterapkan
HIBAR- Arus mudik dan kunjungan wisata di Jawa Barat mengalami lonjakan signifikan selama periode Angkutan Lebaran 2025. Hingga hari kedua

Gubernur Dedi Mulyadi: Festival Dulag Istimewa Ajang Lestarikan Tradisi Sambut Lebaran
HIBAR – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menuturkan, Festival Dulag Istimewa bertujuan untuk melestarikan tradisi masyarakat Jabar dalam menyambut Idulfitri.

KEJUTAN DI HARI RAYA
KEJUTAN DI HARI RAYA Penulis: Erum Rumiasih, S.Pd. ( Guru SDN Srirahayu Kecamatan Cikancung) Nella gadis kecil berusia 9 tahun.

REFORMASI AGRARIA & AKSES LAHAN UNTUK PETANI
REFORMASI AGRARIA & AKSES LAHAN UNTUK PETANI OLEH : ENTANG SASTRAATMADJA Reformasi agraria adalah suatu proses perubahan yang dilakukan

Menjaga Lisan Dari Kefasikan
MUHASABAH SHUBUH BAROKAH Kamis, 3 April 2025 Bismillahirrahmanirrahim Assalamu’alaikum wr wbrkt MENJAGA LISAN Dari KEFASIKAN Saudaraku,.. Meninggalkan keburukan itu

Muka Syawal
Muka Syawal (Tatang Rancabali) Panon poe moncorong beulah wétan cahyana béngras sumirat nyaangan buana Dipapag ku récétna manuk patémbalan jeung