Imah Thalassemia ReDTIKITA Diresmikan, Kepala Dinas Kesehatan: Para Orang Tua Sabar dan Semangat Mendampingi Anak-anak Istimewa

Bentuk perhatian Pemkab Bandung itu setelah Bupati Bandung Dadang Supriatna diwakili Kepala Dinas Kesehatan Yuli Irnawaty Mosjasari didampingi Camat Majalaya Gugum Gumilar hadir pada peresmian Imah Thalassemia di Gedung GOR KONI Majalaya Kabupaten Bandung, Sabtu (31/8/3024).
Imah Thalassemia itu memanfaatkan ruangan bagian belakang Gedung KONI Majalaya untuk sementara waktu tempat bermain atau berkumpul anak-anak thalassemia, dimana sebelumnya Bupati telah menyampaikan dalam audensi akan memfasilitasi Imah Thakasemia yang memadai serta memberikan Kendaraan oprasional untuk membantu ortu Thakasemia saat mengantar anak di tranpusi darah, supaya tidak kesulitan lagi memikirkan transportasi.
Upaya baik pemkab Bandung, sangat respon cepat dalam suport terhadap RedTIKita. Imah Thakasemia ini bisa di manfaatkan sebagai ajang tempat berkumpul dan silaturahmi para pegiat thalassemia ReDTIKITA dalam upaya terus melakukan pendampingan, edukasi, keterampilan kepada anak-anak istimewa beserta para orang tuanya. Anak-anak istimewa pun terlihat semangat, bahagia dan ceria saat disuguhi berbagai kegiatan lomba menyambut HUT ke-79 Kemerdekaan RI.
Bupati Bandung Dadang Supriatna melalui Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Yuli Irnawaty Mosjasari turut memberikan apresiasi dan merasa bangga terhadap ReDTIKITA yang tak kenal lelah terus mendampingi anak-anak istimewa thalassemia beserta para orang tuanya yang terlihat semangat dan sabar memperhatikan perkembangan anak-anaknya.
Di tempat yang sama Camat Majalaya Gugum Gumilar pun turut mengucapkan selamat datang atas kehadiran Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung. Camat memberikan spirit kepada relawan serta mendoakan anak Thalasemia agar diberikan kekuatan dan panjang umur.
“Kami pemerintah, akan memberikan pelayanan terbaik untuk warga Kab. Bandung secara bertahap, imah Thakasemia ini sifat sementara nanti kita akan kolaborasi dengan pemkab, Dinkes, untuk memikirkan langkah kedepan supaya Anak Thakasemia mendapat perhatian serta perlakuan khusus, ” Katanya.
Sementara itu Ketua ReDTIKITA Hendi Resmawan, menyampaikan rasa syukur serta ucapan terima kasih kepada Pemkab Bandung (Bupati Bandung) yang sudah memberikan dukungan dan perhatiannya atas peresmian Imah Thalassemia di Majalaya.
“Dalam waktu dekat ini kami akan menerima mobil kendaraan operasional hibah dari pekab atas kebijakan Bupati Bandung yang peduli terhadap kami, utamanya anak Thakasemia, imbuhnya.
Ketua Paguyuban Orang Tua Thakasemia (PORT) Tayang Subagja mengatakan, sangat berterimakasih kepada relawan yang tergabung dalam Redti, kepada Pemkab Bandung, Kepala Dinas Kesehatan, Bapak Camat Majalaya, yang telah peduli, perhatian kepada kami.
“Dari 105 anak Thalasemia yang transpusi di RSUD Majalaya dan di RSUD AL Ihsan, Atas nama orang tua Thalasemia kami ucapkan banyak terimakasih, kepada semua pihak yang dulu ga ada yang peduli sekarang kami merasa berbesar hati, karena banyak yang simPATI dan perhatian, ” Pungkas Tatang.(*)
Iman

BEBERAPA SIFAT YG MENJADI KELEMAHAN MANUSIA
MUHASABAH SHUBUH Minggu, 6 April 2025 Bismillahirahmanirahim Asalamu’alaikum wrm wbrkt BEBERAPA SIFAT YG MENJADI KELEMAHAN MANUSIA *MANUSIA

“KATEMPUHAN BUNTUT MAUNG”
“KATEMPUHAN BUNTUT MAUNG” OLEH : ENTANG SASTRAATMADJA “Katempuhan buntut maung” dalam bahasa Sunda berarti “menanggung akibat dari perbuatan orang lain”

Gunung Kalut
Gunung Kalut (Tatang Rancabali) Gunung Tambakruyung terhuyung tertutup kabut Tingginya terhimpit langit Mengecil kerdil Kini hanyalah sejajar dengan gubuk lapuk

PERUM BULOG JELANG ULANG TAHUN KE 58
PERUM BULOG JELANG ULANG TAHUN KE 58 OLEH : ENTANG SASTRAATMADJA Tidak lama lagi Perum Bulog akan berulang tahun. 10

Keistimewaan Generasi Akhir Jaman
WASILLAH SHUBUH Sabtu, 5 April 2025 Bismillahirahmanirahim Assalamualaikum Wrm wbrkt Saudaraku, Ada wasillah dari kissh jaman Kenabian tentang Keistimewaan Generasi

BULOG MENGEJAR TARGET
BULOG MENGEJAR TARGET OLEH : ENTANG SASTRAATMADJA Keberadaan Perum Bulog, baik sebagai operator Pangan ataupun selaku lembaga parastatal, sekarang betul-betul